JAMBI – DPRD Provinsi Jambi mengusulkan Pusat Informasi Konservasi Gajah (PIKG) di Desa Muara Sekalo, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, menjadi bagian dari pengembangan desa wisata terintegrasi.
Anggota DPRD Jambi, Ansori Hasan, menyebut integrasi tersebut merupakan langkah strategis dalam memaksimalkan potensi wisata berbasis konservasi yang dimiliki daerah.
Menurutnya, kawasan yang berada di bentang alam Taman Nasional Bukit Tigapuluh itu memiliki daya tarik kuat, terutama bagi wisatawan yang ingin mendapatkan pengalaman edukasi tentang perlindungan satwa.
“Ini bukan hanya soal wisata, tetapi juga edukasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar. Jika dikelola dengan baik, dampaknya akan sangat luas,” katanya.
Baca Juga
Ia menambahkan, sinergi antara BKSDA Jambi, pemerintah daerah, dan masyarakat desa menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut.
Selain itu, dukungan regulasi melalui Raperda desa wisata yang telah disahkan menjadi landasan kuat dalam pengembangan kawasan tersebut.
DPRD berharap pemerintah dapat segera menyiapkan infrastruktur pendukung agar kawasan ini mampu bersaing sebagai destinasi unggulan di Provinsi Jambi.