Kapolsek Kota Baru AKP Riko Saputra sebelumnya menjelaskan, kejadian bermula ketika seorang sekuriti bernama Rio hendak menuju gudang penyimpanan barang.
Saat itu, Rio mendengar suara ledakan dan mencium bau gas dari sekitar gudang catering.
“Saat saksi hendak ke gudang penyimpanan barang, terdengar suara ledakan, kemudian terdengar suara gas bocor dan tercium bau gas di gudang catering,” kata Riko.
Rio kemudian melaporkan kondisi tersebut kepada pihak keamanan Mal Jamtos. Petugas keamanan selanjutnya menghubungi teknisi untuk melakukan pemeriksaan.
Baca Juga
Namun, sekitar lima menit setelah petugas masuk ke gudang catering, kembali terjadi ledakan yang disertai semburan api.
“Security dan teknisi kemudian mengecek gudang catering tersebut. Setelah masuk ke dalam gudang, sekitar lima menit kemudian gudang tersebut kembali meledak dan menyemburkan api keluar,” ujarnya.
Enam korban kemudian dilarikan ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Mereka yakni Boby Syefrinando (49) yang mengalami luka bakar pada kedua kaki dan dirawat di RS Abdul Manap.
Baca Juga
Kemudian Afizal (38) mengalami luka bakar pada bagian perut serta kedua kaki dan menjalani perawatan di rumah sakit yang sama.
Deni Erawansa (28), karyawan Jamtos bagian troli, mengalami luka bakar pada tangan dan wajah serta dirawat di RS Kambang.