Salah satu orang tua siswa menceritakan, anaknya mulai muntah-muntah tidak lama setelah makan soto yang dibawa pulang dari sekolah.
“Soto itu dibawa anak saya dari sekolah, dimakan di rumah, tidak lama langsung muntah-muntah,” ungkap salah satu wali murid, Jumat (30/1/2026).
Pihak sekolah membenarkan bahwa kasus keracunan ini tidak hanya terjadi di satu sekolah, melainkan menyebar ke sejumlah sekolah di wilayah Kecamatan Sekernan.
Mereka meminta pemerintah daerah segera melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan penyebab keracunan serta memberikan pertanggungjawaban kepada para korban.
