“Yang dibutuhkan rakyat bukan alasan, tapi keberanian negara untuk jujur, menertibkan, dan berpihak. Jika tidak mampu, setidaknya akui: pemerintah gagal mengurus dapur rakyatnya sendiri,” tandas Fauzan.
Hingga menjelang Ramadhan, belum ada langkah konkret yang benar-benar dirasakan masyarakat. Gas masih langka, harga masih liar, dan rakyat kembali dipaksa belajar sabar bukan karena iman, tapi karena kebijakan yang abai.
