NASIONAL

Dua Petani Diamankan TNI Usai Lahan Konservasi 2 Hektare Terbakar di Jambi, Begini Pengakuannya

Penulis : Yanto | Editor : Yanto | 02 September 2026, 23:19 WIB
Dua Petani Diamankan TNI Usai Lahan Konservasi 2 Hektare Terbakar di Jambi, Begini Pengakuannya
Keterangan Foto : Petugas mengamankan dua warga yang diduga terkait kebakaran sekitar dua hektare lahan konservasi di Desa Lubuk Bernai (Gracak.com/yanto).
Lahan yang terbakar, kata Nyamin, merupakan kawasan konservasi yang telah diberi tanda. Kedua warga tersebut mengaku hanya menumpang bercocok tanam di kawasan itu.
“Entah sengaja atau tidak, mereka ada di situ dan lahan itu terbakar. Luasnya kurang lebih dua hektare,” ujar Nyamin.
Untuk memadamkan kebakaran, petugas menggunakan sejumlah upaya, termasuk water bombing. Setelah proses penanganan awal, kedua warga tersebut akan diserahkan kepada kepolisian untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum.
Barang bukti yang diamankan di antaranya sepeda motor, sejumlah perkakas, serta korek api.
Nyamin mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Ia mengatakan kondisi cuaca panas meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.
Sementara itu, T yang mengaku bernama Tohit membantah sengaja membakar lahan tersebut. Ia mengatakan sedang memasak nasi ketika api muncul.
“Saya tidak sengaja, saya tengah masak nasi,” kata Tohit.
Tohit menduga api berasal dari lokasi tempat ia memasak. Ia mengaku telah berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, tetapi kesulitan mendapatkan air.
“Sudah berupaya, tidak ada air di situ. Sungainya kering,” ujarnya.
Tohit juga mengaku tidak mengetahui lahan yang digarapnya merupakan kawasan konservasi. Menurut dia, lahan tersebut dibeli dengan harga Rp10 juta dan kemudian digunakan untuk bercocok tanam.