NASIONAL

Anggota Polsisi Brigadir EWS Tewas, Polda Jambi Periksa 13 Saksi

Penulis : Yanto | Editor : Yanto | 24 Juli 2026, 02:26 WIB
Anggota Polsisi Brigadir EWS Tewas, Polda Jambi  Periksa 13 Saksi
Keterangan Foto : Salah satu saksi digiring menuju sel tahanan (Gracak.com/Yanto).
JAMBI, Gracak.com – Penyelidikan kasus kematian Brigadir EWS, anggota Polres Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), terus bergulir. Hingga Kamis (23/7/2026), Polda Jambi telah memeriksa 13 saksi untuk mengungkap penyebab pasti meninggalnya anggota kepolisian tersebut.
Di tengah proses penyelidikan, Kapolres Tanjabtim AKBP Ade Candra mengungkapkan, berdasarkan informasi awal yang diperoleh penyidik, Brigadir EWS diduga sempat mengonsumsi minuman keras (miras) bersama empat rekannya sebelum ditemukan dalam kondisi kritis.
“Jadi mereka itu berawal dari minum-minum bersama rekannya. Kemudian minum itu mungkin sampai keluar busa, berlebihan, over kalau menurut saya. Itu informasi awal,” kata Ade Candra, Selasa (21/7/2026).
Menurut Ade, setelah mengonsumsi miras, Brigadir EWS keluar dari kamar kosnya. Dalam kondisi diduga dipengaruhi alkohol, korban disebut terjatuh dan menghantam jemuran yang berada di depan kamar kos.
“Dia keluar kamar kos. Mungkin oleng dalam kondisi mabuk, informasi awal dari anggota kemudian dia jatuh menghantam jemuran di depan kamar kos,” ujarnya.
Korban kemudian diketahui mengeluarkan busa dari mulut. Rekan-rekannya yang panik segera membawa Brigadir EWS ke RSUD Nurdin Hamzah Sabak. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh dokter.
“Ada luka di bagian pelipis, kaki dan tangan. Itu luka lecet karena dia jatuh,” kata Ade.
Meski demikian, Ade menegaskan dugaan tersebut masih merupakan informasi awal. Kepolisian tetap melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian, termasuk memeriksa saksi, mengumpulkan barang bukti, serta melakukan uji laboratorium terhadap cairan yang keluar dari mulut korban.
“Itu yang belum tahu, apakah minuman itu dioplos atau tidak. Cairan di mulut juga kita periksa dan dibawa ke Laboratorium Forensik Palembang untuk memastikan,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji mengatakan penyelidikan kini ditangani Ditreskrimum bersama Bidpropam Polda Jambi.