“Sudah ada sekitar 13 orang yang sedang dilakukan pemeriksaan oleh Ditreskrimum dan Bidpropam. Kita tunggu hasilnya, karena proses masih berlanjut dilakukan pemeriksaan secara maraton,” kata Erlan di Media Center Humas Polda Jambi, Kamis.
Dari 13 saksi yang telah diperiksa, delapan orang merupakan warga sipil yang terdiri atas keluarga korban, tenaga medis, dan warga di sekitar lokasi kejadian. Lima saksi lainnya merupakan personel Polres Tanjung Jabung Timur.
“Delapan orang dari masyarakat sipil yang terdiri dari pihak keluarga, dokter, dan warga di sekitar TKP. Lima lainnya merupakan personel Polres Tanjung Jabung Timur,” ujarnya.
Erlan menegaskan, kasus ini menjadi perhatian serius Polda Jambi dan mendapat atensi dari Mabes Polri. Penanganannya turut dipantau oleh Bareskrim Polri, Irwasum Polri, dan Divisi Propam Polri.
Baca Juga
Sebelumnya, empat personel yang diperiksa terkait perkara tersebut dibawa ke Polda Jambi untuk menjalani pemeriksaan lanjutan oleh Bidpropam. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi Kombes Pol Jimmy Christian Samma mengatakan seluruh proses masih berlangsung.
“Masih di Propam. Saksi-saksi sudah diperiksa awal di Polres Tanjabtim, segera kita gelarkan,” ujar Jimmy.
Menurut Jimmy, gelar perkara akan dilakukan setelah pemeriksaan seluruh saksi selesai guna memperjelas penyebab kematian Brigadir EWS.
Hingga kini, Polda Jambi belum menetapkan tersangka maupun menyimpulkan penyebab pasti kematian Brigadir EWS. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan saksi, alat bukti, serta hasil uji laboratorium forensik sebagai dasar untuk menentukan penyebab kematian korban.