JAMBI, Gracak.com - Warung papan di Jalan Surya Dharma, Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi, itu tampak tak berbeda dengan kios-kios lain di sekitarnya.
Letaknya berdempetan dengan lapak penjual kelapa santan, bakso bakar, hingga ayam goreng, hanya beberapa meter dari Puskesmas Paal X.
Namun, di balik pintu kios yang baru dua hari ditempati penyewa itu, polisi menemukan dugaan aksi pembobolan pipa minyak milik Pertamina.
Kasus tersebut terungkap pada Senin (3/8/2026), setelah minyak hitam mengalir ke saluran drainase dan menarik perhatian warga. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada petugas keamanan Pertamina yang selanjutnya berkoordinasi dengan Polsek Kotabaru.
Baca Juga
Kapolsek Kotabaru Kompol Helrawati Siregar mengatakan, polisi menerima laporan sekitar pukul 10.00 WIB. Bersama petugas keamanan Pertamina, personel kemudian menelusuri sumber kebocoran hingga mengarah ke sebuah kios di pinggir Jalan Surya Dharma.
“Anggota piket kami ditelepon oleh security Pertamina karena ada laporan masyarakat melihat minyak hitam mengalir di aliran got. Setelah ditelusuri, sumbernya berasal dari kios tersebut,” kata Helrawati.
Pintu kios kemudian dibongkar paksa. Di dalamnya, polisi menemukan lubang yang diduga mengarah ke pipa minyak Pertamina. Sejumlah peralatan seperti bor listrik, mata bor berukuran tiga perempat inci, linggis, martil, gergaji, dan alat besi lainnya juga ditemukan di lokasi.
Menurut Helrawati, pelaku diduga sengaja menyewa kios sebagai kedok agar aktivitas pembobolan tidak menimbulkan kecurigaan warga.
Baca Juga
“Pembobolan dilakukan dari dalam kios sehingga aktivitas mereka tidak terlihat. Saat minyak menyembur dan tidak bisa dikendalikan, mereka langsung melarikan diri,” ujarnya.
Keterangan warga menguatkan dugaan bahwa kios itu memang baru ditempati. Sebelum disewa, bangunan tersebut telah kosong sekitar dua hingga tiga bulan.