“Nanti akan kami sampaikan kronologi lengkapnya. Untuk senjata samurai yang diduga digunakan pelaku masih dalam pencarian,” katanya.
Sementara itu, saat digiring petugas, AM mengaku melakukan aksi tersebut karena merasa sedang dikejar dan terancam dibunuh oleh seseorang.
Ia mengaku sempat meminta pertolongan kepada kedua anggota polisi, namun merasa tidak mendapatkan bantuan.
“Sayo mau minta tolong, saya mau dibunuh, dio dak mau nolong,” ujar AM.
Baca Juga
Pelaku juga mengakui pada hari-haris sebelum ini ia juga sering mengonsumsi narkoba. “Ya, kemarin make,” katanya singkat.
Namun, AM membantah menggunakan senjata tajam saat menyerang kedua korban.“Saya menggunakan kayu,” ujarnya.
Begitupun mengenai tempat tinggalnya, ia mengaku tinggal didalam kawasan Pasar Angso Duo Jambi.
Sebelumnya, salah seorang saksi di lokasi kejadian, Ansori, menyebut pelaku datang dari arah kawasan Gentala Arasy menuju Pasar Angso Duo sambil membawa senjata tajam.
Baca Juga
“Dio tadi jalan dari bawah dak pake sandal, bawak samurai panjang dan ado duo pisau,” kata Ansori.
Setibanya di lokasi, pelaku disebut langsung mengejar dua anggota polisi yang sedang bertugas. Salah satu korban diduga terkena sabetan senjata tajam.