Selama proses pemadaman, petugas berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik di lokasi. Kepolisian turut membantu mengamankan area dan mengatur arus lalu lintas agar mobil pemadam dapat menjangkau titik kebakaran.
Mustari mengatakan petugas menghadapi sejumlah kendala, di antaranya banyaknya warga yang berkerumun, kendaraan yang terparkir di sepanjang akses menuju lokasi, serta padatnya permukiman. Meski demikian, api berhasil dipadamkan menggunakan sekitar 45 ribu liter air.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, seorang anggota pemadam kebakaran, M. Idrus, mengalami keseleo pada kaki setelah terjatuh saat melakukan pemadaman di lantai dua rumah permanen.
Hingga Rabu malam, nilai kerugian akibat kebakaran masih didata oleh instansi terkait. Penyebab pasti kebakaran juga masih menunggu hasil penyelidikan lanjutan.