INVESTIGASI

Kematian Brigadir Eko Winarno Masih Misterius, Keluarga Bantah Korban Konsumsi Miras

Penulis : Danil Febriandi | Editor : Yanto | 27 Juli 2026, 01:57 WIB
Kematian Brigadir Eko Winarno Masih Misterius, Keluarga Bantah Korban Konsumsi Miras
Keterangan Foto : Suasa saat pemeriksaan saksi di Polda Jambi
JAMBI, Gracak.com - Kematian Brigadir Eko Winarno, personel Bagian Operasi (Bagops) Polres Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), masih menjadi perhatian publik. Di tengah penyelidikan yang kini ditangani Polda Jambi, keluarga dan kerabat korban membantah informasi yang menyebut Brigadir Eko meninggal akibat mengonsumsi minuman keras (miras).
Salah seorang kerabat dekat korban yang mengaku mengenal Brigadir Eko sejak kecil mengatakan pemberitaan yang mengaitkan kematian korban dengan konsumsi miras tidak sesuai dengan keseharian almarhum.
"Tidak betul. Saya sangat mengenal Eko sejak kecil, dari lahir sampai berkeluarga. Dia tidak mengenal minuman beralkohol dan tidak pernah memakai narkoba," kata kerabat korban saat ditemui di kediamannya, belum lama ini.
Menurut dia, narasi yang menyebut Brigadir Eko meninggal karena kelebihan mengonsumsi minuman keras telah menambah beban psikologis keluarga yang masih berduka.
Ia berharap masyarakat menunggu hasil penyelidikan resmi yang sedang dilakukan kepolisian sebelum menyimpulkan penyebab kematian korban.
Kerabat tersebut menuturkan, Brigadir Eko dikenal sebagai sosok yang bertanggung jawab terhadap keluarga. Almarhum merupakan tulang punggung keluarga dan meninggalkan seorang istri serta dua anak.
"Saya meyakini betul dia orang yang baik dan bertanggung jawab. Dia bahkan sudah khatam Al Quran," ujarnya.
Keluarga, lanjut dia, mempercayakan sepenuhnya proses pengungkapan kasus tersebut kepada Polda Jambi.
Brigadir Eko ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kos di Desa Talang Babat, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, pada Sabtu (18/7/2026).
Berdasarkan hasil visum awal, korban mengalami luka di bagian pelipis, memar pada pipi, serta lecet di tangan dan kaki.