OPINI

Tantangan 'Dua Putera Kerinci' Nasrul dan Atma Jaya di Depan Mata

Penulis : Andri Brilliant | Editor : Yanto | 28 Juli 2026, 19:50 WIB
Tantangan 'Dua Putera Kerinci' Nasrul dan Atma Jaya di Depan Mata
Keterangan Foto : Andri Brilliant bersama Nasrul dan Atma Jaya
OPINI OLEH: Andri Brilliant
REGENERASI Kepala Dinas Pemprov Jambi asal Kabupaten Kerinci terjadi. Kadis Kelautan dan Perikanan Asraf serta Kadis Perpustakaan Arsip Daerah Tema Wisman yang mendekati pensiun disegarkan dengan 2 kadis baru asal Bumi Sakti Alam Kerinci. Gubernur Al Haris pada Kamis malam (16/7/2026) memutuskan melantik 2 anak buahnya itu hasil dari seleksi lelang jabatan. 
Disclaimer dahulu ya, tulisan ini tentu bukan soal Primordialisme atau penulis tak nasionalisme, tapi lebih tentang semangat keduanya membawa harapan dampak bagi masyarakat Jambi sebagai perwakilan kabupaten paling ujung barat Jambi itu. 
Dialah Ir. Nasrul, ST, MT dan Drs.  Atma Jaya, M. Si. Satunya pejabat kenyang pengalaman mengerti khatam sistem ke-PU-an dan satunya lagi senior ASN Pemprov Jambi yang teruji alias dedengkotnya IPDN Jambi. Keduanya dipercaya mempimpin dinas beranggaran jumbo untuk pemberdayaan masyarakat di Pemprov Jambi. 
Nasrul merupakan Kadis baru rasa lama, ia telah dipercaya menjadi Pelaksana Tugas Kadis PUPR dan Perkim hingga meraih peringkat satu terbaik sebagai Kadis Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Jambi. 
Nasrul merupakan sosok kelahiran Keliling Danau Kabupaten Kerinci tahun 1975. Ia kenyang pengalaman, semua bidang di PU hampir pernah didudukinya. Mulai dari UPTD Alkal, Bidang Sumber Daya Air hingga terakhir menjadi Kepala Bidang Cipta Karya. Jabatan bidang CK paling mentereng, ia menjadi penanggung jawab bidang pekerjaan Stadion Swarna Bhumi dan Islamic Center, salah dia dari lima proyek Multiyears Gubernur Al Haris yang akan menjadi legacy itu. 
Berangkat dari itu, pria yang sering disapa Wo Nasrul itu memiliki pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan. Tantangan di depan mata adalah merealisasikan program 'tahunan' bedah rumah 2026. Yang saat ini masuk tahap rekrut pendamping.
Tahun ini ada 555 kuota yang bedah rumah yang dinantikan masyarakat kurang mampu. Rumah yang termasuk tak layak huni akan disulap menjadi layak untuk ditinggali menggunakan fulus APBD Provinsi Jambi masing-masing Rp20 juta per rumah. Program ini jadi salah satu unggulan Haris-Sani sejak periode pertama menjabat ini. 
Kini perkembangan terakhirnya, diakui Nasrul sedang direkrut tenaga pendamping atau tenaga teknis untuk mengawasi pelaksanaan ini. 
Tantangannya perlu percepatan mengingat tahun 2026 yang makin dekat ke penghujung tahun.