PERISTIWA

Karhutla Melanda Jalur Pipa PetroChina di Jambi, 4,5 Hektare Lahan Terba

Penulis : Danil Febriandi | Editor : Yanto | 17 Agustus 2026, 23:36 WIB
Karhutla Melanda Jalur Pipa PetroChina di Jambi, 4,5 Hektare Lahan Terba
Keterangan Foto : Petugas Manggala Agni bersama tim gabungan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar jalur pipa minyak dan gas PetroChina (Gracak.com).
BPBD belum memiliki angka terbaru mengenai luas lahan yang terbakar selama satu bulan terakhir. Namun berdasarkan data kumulatif sejak 1 Januari hingga 9 Agustus 2026, luas hutan dan lahan yang terbakar mencapai 300,12 hektare.
Kebakaran tersebar di tujuh dari 11 kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.
“Satu bulan terakhir belum (didata). Tim masih melakukan operasi pemadaman dan pendinginan, jadi belum dapat dihitung,” kata Bachyuni saat dikonfirmasi.
Data berbeda disampaikan Polda Jambi. Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji menyebut luas lahan yang terbakar sejak 1 Januari hingga 13 Agustus 2026 mencapai 338,92 hektare.
Dalam periode yang sama, polisi mencatat 2.795 hotspot.
Penanganan perkara karhutla juga terus dilakukan. Sebanyak 52 kasus telah ditangani, dengan 46 kasus masih dalam proses penyelidikan dan enam kasus masuk tahap penyidikan. Dari enam kasus tersebut, tujuh orang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Hutan Lindung Ikut Terbakar
Karhutla juga melanda kawasan hutan lindung gambut di Desa Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Api mulai membakar kawasan tersebut sejak Rabu sore, 12 Agustus 2026. Hingga kini, luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 15 hektare.
Tim gabungan masih melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi tersebut untuk mencegah api menjalar lebih luas.