Sekitar 2019, ketinggian air di kawasan tersebut disebut masih cukup tinggi.
Namun, kondisi Taman Dewa kini mengalami perubahan.
“Kawasan yang dahulu memiliki genangan air tersebut perlahan mengering,” kata Bahrul.
Meski adanya perubahan lokasi ini masih menjadi tempat ternyaman dalam mendirikan tenda.
Baca Juga
Bahrul juga menceritakan Gunung Kunyit menyimpan pengetahuan dan cerita masyarakat yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Selain panorama, Gunung Kunyit memiliki kekayaan flora yang dimanfaatkan masyarakat secara turun-temurun.
Di antaranya berbagai tumbuhan obat, kayu bejakas yang secara tradisional dipercaya memiliki khasiat tertentu, serta tanaman lainnya seperti sikai untuk mengobati sakit perut.
Kawasan ini juga menjadi habitat bagi sejumlah tanaman unik, seperti kantong semar dan beragam jenis lumut.
Baca Juga
Bahrul juga mengatakan salah satu lokasi yang cukup menarik adalah Taman Tujuh. Area ini dikenal sebagai tempat tumbuhnya lumut dan memiliki bentuk menyerupai kolam alami.
Potensi alam Gunung Kunyit tidak berhenti pada flora. Jejak keberadaan satwa liar juga masih ditemukan di kawasan hutan ini.