Deri juga menyoroti pernyataan pemerintah yang sebelumnya menyebut kabut asap di Jambi berasal dari wilayah Palembang.
Menurut dia, pernyataan tersebut merupakan bentuk upaya melempar tanggung jawab. Ia juga menyinggung pernyataan yang mengaitkan kondisi kabut asap dengan kehendak Allah.
“Bilang asap di Jambi kiriman dari Palembang, dan itu terbantahkan oleh gubernur Palembang sendiri. Kedua, dibilang asap kehendak Allah. Kita sama-sama tahu itu, tapi tugas kita di bumi ini adalah menjaga dan menyelesaikan yang timbul dari rakusnya pemerintah Provinsi Jambi,” ujarnya.
Deri menilai penanganan kabut asap oleh Pemerintah Provinsi Jambi telah gagal. “Sangat gagal,” tegasnya.
Baca Juga
Massa mendesak Gubernur Al Haris menemui mereka secara langsung untuk mendengarkan tuntutan terkait penanganan kabut asap.