JAMBI, Gracak.com - Gambar wajah Gubernur Jambi Al Haris yang tengah tersenyum saat memantau titik api melalui helikopter tersebar di lokasi aksi unjuk rasa penanganan kabut asap di Jambi. Gambar tersebut bahkan terlihat terinjak oleh massa aksi.
Aksi yang berlangsung sejak sekitar pukul 14.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB itu, tertahan di depan pagar kawasan perkantoran Gubernur Jambi.
Sejumlah aparat kepolisian dari Polresta Jambi terlihat bersiaga di lokasi. Polisi beberapa kali berupaya menenangkan massa yang mulai memadati area depan perkantoran gubernur.
Massa aksi yang kecewa karena tidak dapat bertemu langsung dengan Gubernur Al Haris kemudian mengguncang pagar kawasan perkantoran hingga sebagian pagar roboh.
Baca Juga
Sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Jambi juga terlihat hadir di lokasi. Namun, massa menolak menyampaikan aspirasi kepada perwakilan pemerintah, mereka meminta agar Gubernur Jambi Al Haris sendiri yang menemui mereka.
Salah seorang massa aksi, Deri Anandia, mengatakan lebih dari 200 orang mengikuti aksi tersebut. Massa berasal dari unsur mahasiswa, masyarakat sipil, hingga pengusaha.
“Kita resah terkait udara yang kotor saat ini, serta akumulasi bantuan dana dari pusat sekitar Rp30 miliar,” ujar Deri.
Menurutnya, aksi tersebut merupakan bentuk pengawasan terhadap kinerja Gubernur Al Haris dalam menangani persoalan kabut asap di Jambi.
Baca Juga
Ia menilai persoalan kabut asap telah berlangsung selama berbulan-bulan dan kondisi udara justru semakin memburuk.
“Sudah lebih tiga bulan asap tidak reda, malah makin parah. Sementara dia selfie dengan gagah dan senyum di atas helikopter melihat asap ini, tapi penyelesaiannya tidak ada,” katanya.