INVESTIGASI

Misteri Sosok Alung Kasus Narkoba 58 Kg yang Lepas di Tangan Polisi

Penulis : Ynt | Editor : YNT | 11 April 2026 | 00:56 WIB
Misteri Sosok Alung Kasus Narkoba 58 Kg yang Lepas di Tangan Polisi
Keterangan Foto : Suasana jalan perumahan di kawasan Penyengat Rendah, Kota Jambi, yang disebut sebagai lingkungan tempat tinggal M. Alung Ramadhan alias Alung. Lorong sempit dengan akses terbatas dan aktivitas warga yang terlihat biasa ini menyimpan cerita kelam terkait maraknya peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Saat melihat keberadaan orang baru, pandangan mereka tajam, gelagat mereka siaga, memantau detail pergerakan orang yang melintas layaknya mata elang yang berburu mangsa.
"Ada beberapa titik lah itu, tempat mereka ngumpul, jadi seperti tempat memantau, kalau untuk tempat makainya jauh, di belakang saya gak tau juga," bebernya.
Begitupun kondisi kampung tersebut, lanjutnya, sudah di tahap darurat peredaran sabu-sabu. Dia menyebut bahwa masih banyak "Alung" lain, bahkan lebih dari Alung yang kini bergerak bebas menjual sabu-sabu di sana.
Dia mengaku kampungnya sudah diambang kehancuran akibat para bandar yang seolah tak takut dengan aparat penegak hukum. 
Kampungnya itu kini jadi pasar besar narkoba. Yang lebih mengejutkan adalah, di satu RT, tempat Doi tinggal terdapat setidaknya 10 bandar sabu.
"Di tempat saya tinggal saja mungkin ada 10, di RT lain masih ada, tapi saya tidak tahu persis jumlahnya dan siapa saja," tambahnya.
Bahkan satu diantara bandar besar di sana dengan berani menjamin kaki tangannya tidak akan pernah disentuh oleh polisi.
Bandar tersebut mengaku, setiap orang yang ikut dengannya tidak akan ditangkap polisi.
"Ya begitu, dia bilang (bandar) kalau ikut kakak, aman, gak akan berani mereka nangkap, itu dia berani jamin, makanya anak-anak di sini, gada takut jualan di pinggir jalan, ditawarin ke orang," sebutnya.
Masyarakat sebenarnya sudah sangat resah dengan kondisi ini. Namun, kata Doi, polisi yang terkadang turun ke lokasi tebang pilih dalam melakukan penindakan.