NASIONAL

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Apa Untungnya bagi Warga?

Penulis : Fadhlan | Editor : Toni Sandra | 28 Juli 2026, 19:55 WIB
Bansos Bakal Disalurkan Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Apa Untungnya bagi Warga?
Keterangan Foto : Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul
JAKARTA, Gracak.com – Pemerintah mulai menyiapkan skema baru penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Jika regulasi rampung, penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) nantinya dapat mencairkan bansos langsung di koperasi desa.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025. Selain menjadi anggota koperasi, keluarga penerima manfaat juga didorong memasarkan produknya melalui KDMP dan berbelanja kebutuhan pokok di sana.
“Yang ketiga, penyaluran bansos nanti secara bertahap akan dilaksanakan di KDMP, dan yang terakhir adalah pembelanjaan kebutuhan-kebutuhan pokok bisa dilakukan oleh keluarga penerima manfaat di KDMP-KDMP di tempat tinggal masing-masing,” ungkap Gus Ipul usai rapat koordinasi di Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (28/7).
Saat ini bansos masih disalurkan melalui PT Pos Indonesia dan bank-bank Himbara. Namun, pemerintah mulai menguji penyaluran melalui KDMP karena dinilai lebih dekat dengan masyarakat desa.
Menurut Gus Ipul, agen Himbara tetap akan ditempatkan di KDMP sehingga penerima manfaat bisa mencairkan dana bansos sekaligus berbelanja di koperasi.
“Selama ini penyalurannya itu kan lewat dua. Kalau enggak lewat Himbara, lewat PT Pos, sekarang kita akan coba untuk menyalurkan di KDMP, itu kan posisinya di desa sehingga penerima manfaat jauh lebih bisa mudah mengakses,” jelasnya.
Pemerintah kini tengah menguji skema tersebut di 900 KDMP yang telah siap beroperasi. Selama masa simulasi, pencairan dana tetap akan dilayani oleh agen-agen Himbara.
“Kita akan simulasikan di 900 titik yang tadi sudah siap operasi itu, kita akan coba simulasikan untuk bisa diambil di KDMP. Tentu yang akan melayani adalah agen-agen dari bank Himbara,” katanya.
Saat ini bansos PKH sebesar Rp200.000 per bulan dan BPNT kuartal III 2026 telah disalurkan kepada lebih dari 18 juta keluarga penerima manfaat. Pemerintah menargetkan penyaluran bansos melalui KDMP mulai diterapkan pada kuartal IV 2026.
“Kita akan coba jajak ini karena sekarang sudah mulai proses penyaluran di 3 bulan. Nanti akan kita lihat di 100-900 titik yang sudah siap operasional itu apakah sudah disalurkan atau belum,” tutur Gus Ipul.