NASIONAL

Ketamine 1,3 Ton Masuk dari Teluk Thailand, Kapal King Sun Dicegat di Natuna

Penulis : Toni Sandra | Editor : Yanto | 11 Agustus 2026, 10:29 WIB
Ketamine 1,3 Ton Masuk dari Teluk Thailand, Kapal King Sun Dicegat di Natuna
Keterangan Foto : Sejumlah pejabat dan aparat gabungan mengikuti konferensi pers pengungkapan penyelundupan 1,3 ton ketamine yang dibawa menggunakan kapal MV King Sun.
KEPULAUAN RIAU, Gracak.comOperasi gabungan aparat menggagalkan penyelundupan sekitar 1,3 ton ketamine di perairan Natuna, Kepulauan Riau. Narkotika itu diduga dibawa melalui jalur laut dari kawasan Teluk Thailand menuju Indonesia menggunakan kapal King Sun.
Pengungkapan tersebut melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, TNI Angkatan Laut, Bareskrim Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), dan Polda Kepulauan Riau.
Petugas juga mengamankan delapan anak buah kapal (ABK) yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika internasional.
Informasi awal mengenai pergerakan kapal diperoleh BNN dan Bea Cukai pada Februari 2026. Berdasarkan hasil profiling, kapal yang disebut Fude/King Sun itu terpantau bergerak dari wilayah Teluk Thailand menuju perairan Indonesia.
Kapal tersebut diketahui membawa sembilan ABK berkewarganegaraan Myanmar.
Operasi penyekatan dimulai pada Selasa, 4 Agustus 2026. Tim gabungan bergerak menuju titik pencegatan setelah memperoleh informasi mengenai posisi kapal target.
Dua hari kemudian, Kamis, 6 Agustus, kapal King Sun terpantau memasuki wilayah perairan Indonesia. Tiga kapal perang TNI AL—KRI Kerambit-627, KRI Surik-645, dan KRI Karotang-872—kemudian melakukan penyekatan dan pencegatan.
Tim BNN, Bea Cukai, dan Bareskrim Polri yang berada di atas BC 30005 selanjutnya bergabung dalam operasi. Kapal King Sun dikawal menuju perairan Bintan sebelum dibawa ke Pangkalan Kodaeral IV, Tanjung Sengkuang.
Pemeriksaan lebih mendalam dilakukan pada Jumat, 7 Agustus. Petugas mengerahkan unit K-9 dan memeriksa para awak kapal.
Kecurigaan petugas mengarah ke bagian bawah lantai kamar salah seorang ABK asal Taiwan. Di lokasi itu ditemukan ruang penyimpanan tersembunyi yang diduga digunakan untuk menyembunyikan narkotika.