Petugas kemudian menemukan 65 karung. Sebanyak 64 karung masing-masing berisi sekitar 20 bungkus teh Cina berwarna hijau. Satu karung lainnya berisi 18 bungkus yang diduga berisi ketamine dalam bentuk kristal.
Total berat bruto barang bukti tersebut mencapai sekitar 1,3 ton.
Delapan ABK yang diamankan masing-masing berinisial ZO, MML, KH, MM, TA, ML, TMH, dan PL. Sementara satu awak kapal lainnya masih menjadi bagian dari pendalaman penyidikan.
Aparat kini mengembangkan perkara untuk mengungkap asal-usul ketamine, pemilik barang, penerima di Indonesia, hingga jaringan internasional yang mengatur pengiriman tersebut.
Baca Juga
Operasi gabungan ini juga menjadi upaya memutus jalur laut yang diduga digunakan sindikat narkotika lintas negara untuk memasukkan barang terlarang ke wilayah Indonesia.
Penyidik masih memeriksa para awak kapal dan menelusuri jaringan logistik yang digunakan dalam pengiriman 1,3 ton ketamine tersebut.