EKONOMI

Kopi Kerinci Tembus Pasar Global, Alko Ekspor 14 Ton ke Kanada-Malaysia

Penulis : Yanto | Editor : Yanto | 11 September 2026, 23:58 WIB
Kopi Kerinci Tembus Pasar Global, Alko Ekspor 14 Ton ke Kanada-Malaysia
Keterangan Foto : Kegiatan pelepasan ekspor kopi Alko ke Malaysia dan Kanada (Gracak.com/Yanto).
JAMBI, Gracak.com - Koperasi Alko kembali memperluas pasar ekspor kopi Indonesia. Terbaru, sebanyak 14 ton kopi jenis Arabika asal Kerinci diekspor ke Kanada dan Malaysia.
Pelepasan ekspor tersebut berlangsung dalam Festival Pesta Rakyat Petani Kerinci 2026 di Lapangan Desa Batang Sangir, Dusun I, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 800 petani dari tiga provinsi, yakni Jambi, Bengkulu, dan Sumatera Barat.
Kehadiran para petani menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring sekaligus memastikan kopi yang mereka hasilkan memiliki pasar yang jelas, baik di dalam maupun luar negeri.
CEO Alko Sumatera, Suriono, mengatakan 14 ton kopi yang diekspor tersebut masing-masing terdiri dari 7 ton untuk pasar Kanada dan 7 ton untuk Malaysia.
“Total nilai ekspor mencapai sekitar 148 ribu dolar AS atau setara Rp2,4 miliar,” kata Suriono, Sabtu (12/9/2026).
Menurut Suriono, ekspor tersebut merupakan bagian dari upaya koperasi membangun ekosistem kopi yang terintegrasi, mulai dari pendampingan kelompok tani hingga memastikan pasar bagi hasil produksi petani.
“Setelah kita bangun kelompok tani, tentu kita tidak hanya menyuruh mereka menanam, tetapi juga menyiapkan pasar. Alhamdulillah telah terbentuk chain market hingga pasar ekspor,” ujarnya.
Hingga 2026, Koperasi Alko telah memiliki jaringan ekspor ke 11 negara. Kondisi tersebut dinilai memberikan kepastian pasar sekaligus mendorong petani untuk terus menanam dan merawat tanaman kopi.
Selain membuka pasar, Alko juga mendorong petani menerapkan konsep keberlanjutan, seperti agroforestri dan traceability. Menurut Suriono, penerapan skema tersebut dapat menjadi nilai tambah bagi kopi yang dihasilkan petani.