JAMBI, Gracak.com - Polres Kerinci merespons keluhan sejumlah sopir travel rute Kerinci-Sungai Penuh-Padang yang mengalami kerusakan kendaraan secara bersamaan. Para sopir menduga kerusakan itu berkaitan dengan bahan bakar minyak atau BBM jenis Pertalite.
Kapolres Kerinci AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro mengatakan polisi baru menerima informasi tersebut. Polres Kerinci akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan penyebab kerusakan kendaraan.
“Kita baru dapat informasi, kita akan coba mendalami bersama dinas terkait terlebih dahulu,” kata Hernawan, Minggu (27/9/2026).
Hernawan mengatakan langkah tersebut diperlukan untuk mengetahui apakah persoalan BBM berdampak terhadap kendaraan masyarakat di Kerinci dan Kota Sungai Penuh.
Baca Juga
Keluhan mengenai BBM itu sebelumnya disampaikan sejumlah sopir travel. Mereka mengaku kendaraan mulai mengalami masalah setelah mengisi Pertalite dalam sepekan terakhir.
Salah seorang sopir bahkan menyebut sekitar 90 persen pengemudi travel asal Kerinci dan Sungai Penuh mengalami persoalan pada kendaraan mobil mereka.
Keluhan para sopir juga beredar melalui media sosial. Dalam sejumlah video, kendaraan travel terlihat sedang diperbaiki. Salah satu video memperlihatkan BBM yang disebut Pertalite dalam kondisi keruh atau memutih.
“Ini ado 15 mobil yang terdampak, bensin apo ntah itu, bcampur,” kata seorang sopir dalam video tersebut.
Baca Juga
Sopir travel berinisial OS mengatakan kerusakan kendaraan mengganggu aktivitas perjalanan mereka. Para sopir juga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk memperbaiki kendaraan.
“Lah hampir semuanya mengeluh. Akibat BBM, semuanya sudah mengeluh,” kata OS kepada Gracak.com, Sabtu, 26 September 2026.