PERISTIWA

316 Batang Kayu dan Rel 1 Kilometer Dimusnahkan di TN Berbak dan Sembilang

Penulis : Danil Febriandi | Editor : Yanto | 30 September 2026, 19:22 WIB
316 Batang Kayu dan Rel 1 Kilometer Dimusnahkan di TN Berbak dan Sembilang
Keterangan Foto : Petugas Kementerian Kehutanan memusnahkan kayu olahan dan membongkar rel kayu yang ditemukan di kawasan Taman Nasional Berbak dan Sembilang, Sumatera Selatan (Gracak.com/Danil).
JAMBI, Gracak.com - Kementerian Kehutanan memusnahkan 316 batang kayu olahan dan membongkar rel kayu sepanjang sekitar satu kilometer yang ditemukan di kawasan Taman Nasional Berbak dan Sembilang (TNBS), Sumatera Selatan. Temuan tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas pembalakan liar.
Kayu dan rel ditemukan saat Satuan Tugas Posko Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan Kementerian Kehutanan Provinsi Jambi melakukan pemadaman karhutla di kawasan TNBS.
Temuan itu berada di Desa Tanah Pilih, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Musi Banyuasin. Selain tumpukan kayu olahan dengan berbagai ukuran, petugas menemukan konstruksi rel yang membentang di dalam kawasan konservasi.
Rel tersebut diduga digunakan sebagai sarana mengangkut kayu dari dalam kawasan.
Temuan itu kemudian ditindaklanjuti Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Sumatera bersama Balai TN Berbak dan Sembilang. Petugas mengamankan lokasi, memusnahkan kayu dan membongkar rel agar tidak kembali digunakan.
Kepala Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Sumatera Hari Novianto mengatakan penyelidikan masih dilakukan untuk mengetahui asal kayu serta pihak yang berada di balik aktivitas tersebut.
Menurut Hari, petugas juga mendalami kemungkinan adanya keterkaitan dengan perkara pembalakan liar yang sebelumnya ditangani di lokasi berbeda, tetapi masih berada dalam kawasan TN Berbak dan Sembilang.
“Dalam perkara sebelumnya, kami telah menetapkan dua tersangka dan membuktikan adanya penggunaan rel kayu sebagai sarana untuk mengangkut kayu hasil pembalakan,” kata Hari dalam keterangan tertulis, Rabu, 30 September 2026.
Pada lokasi yang baru ditemukan, kata dia, petugas kembali menemukan pola serupa berupa rel kayu sepanjang sekitar satu kilometer dan 316 batang kayu olahan.
“Kesamaan pola penggunaan rel kayu ini menjadi petunjuk yang kami dalami untuk melihat apakah terdapat keterkaitan dengan perkara sebelumnya,” ujarnya.