NASIONAL

Terduga Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18 Positif Sabu dan Ganja, Polisi Amankan Rombongan

Penulis : Danil | Editor : Fadhlan | 12 Oktober 2026, 16:15 WIB
Terduga Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18 Positif Sabu dan Ganja, Polisi Amankan Rombongan
Keterangan Foto : Polisi mendalami kasus penyerangan dan perusakan bus rombongan Persib Bandung U-18 di Rest Area KM 360, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Terduga pelaku BPA (33) dilaporkan positif mengonsumsi sabu dan ganja berdasarkan hasil pemeriksaan yang disampaikan dalam penanganan kasus tersebut. Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti dan masih menyelidiki kemungkinan keterlibatan pelaku lain. Doc Gracak
BATANG, Gracak.com— Polisi mengungkap hasil pemeriksaan terhadap BPA (33), pria yang diduga terlibat dalam perusakan bus rombongan Persib Bandung U-18 di Rest Area KM 360, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Berdasarkan informasi pemeriksaan yang disampaikan dalam penanganan kasus tersebut, BPA dinyatakan positif mengonsumsi sabu dan ganja.
Dalam perkara ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, mulai dari batu berukuran besar yang diduga digunakan untuk melempar bus, pakaian yang dikenakan saat kejadian, alat isap sabu atau bong, hingga minuman keras jenis arak Bali.
Kasatreskrim Polresta Batang Kompol Bintoro Thio Pratama menyebut fanatisme terhadap klub sepak bola diduga menjadi pemicu penyerangan terhadap rombongan Persib Bandung U-18.
“Motifnya karena fanatik,” kata Bintoro, Senin (12/10/2026).
Meski demikian, hasil pemeriksaan terkait dugaan konsumsi narkotika tidak serta-merta membuktikan keterlibatan BPA dalam seluruh rangkaian penyerangan. Polisi masih mendalami peran terduga pelaku berdasarkan bukti dan keterangan saksi.
Polisi Telusuri Bukti dan Rekaman CCTV
BPA, warga Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat, sebelumnya ditangkap di Gerbang Tol Cikarang Utama saat menuju Jakarta.
Penangkapan tersebut dilakukan setelah Polresta Batang menerima laporan melalui layanan darurat 110. Petugas kemudian mendatangi lokasi kejadian, memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV), dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Hasil penyelidikan awal mengarahkan polisi kepada BPA yang berada di wilayah Jakarta. Tim Satreskrim Polresta Batang selanjutnya melakukan pengejaran dengan bantuan petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Cikampek.
Berdasarkan keterangan kepolisian, rekaman CCTV dan kesaksian sejumlah orang menjadi petunjuk yang mengarah pada dugaan keterlibatan BPA dalam pelemparan batu ke bus Persib Bandung U-18.