Petugas juga melakukan pendinginan terhadap kendaraan yang terbakar, menutup pipa truk yang masih berisi BBM, serta memastikan api tidak merambat ke bangunan di sekitar lokasi.
“Petugas menggunakan sekitar 29 ribu liter air dan 150 liter liquid foam selama proses pemadaman,” ujarnya.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB. Namun proses pemadaman terkendala akses jalan yang sempit dan banyaknya warga yang mendekati area kebakaran.
Dalam kejadian itu, dua personel Damkartan mengalami sesak napas dan dehidrasi akibat paparan asap dan suhu panas saat bertugas. Keduanya, yakni M. Ishak Effendi dan Bambang Apriandi, langsung mendapat penanganan dari tim PSC 119 di lokasi.
Baca Juga
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kebakaran dan besaran kerugian akibat insiden tersebut.