Gracak.com – Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sembilan, Jamhuri, buka suara terkait beredarnya gambar tumpukan uang senilai Rp400 juta dalam proses penyelesaian kasus dugaan penipuan oleh TT yang berlangsung di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Al Haris.
Sebelumnya, publik dihebohkan dengan munculnya foto tumpukan uang pecahan Rp100 ribu yang disebut sebagai pengembalian dana korban dugaan penipuan bermodus jaminan kelulusan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) di institusi Kejaksaan.
Dalam perkara tersebut, korban mengaku diminta menyerahkan uang sebesar Rp400 juta oleh TT dengan janji anak korban dapat lulus menjadi jaksa. Untuk meyakinkan korban, TT disebut memperlihatkan komunikasi dengan Gubernur Jambi Al Haris.
Salah satu tim kuasa hukum korban dari LBH Makalam, Putra, mengaku turut hadir dalam proses mediasi yang berlangsung di rumah dinas gubernur tersebut. Ia menyebut pertemuan difasilitasi setelah dirinya dihubungi oleh salah satu kuasa hukum Pemerintah Provinsi Jambi.
Baca Juga
“Pada Minggu, 19 Mei 2026 kalau tidak salah, kita dihubungi oleh tim kuasa hukum Pak Gubernur Jambi. Kita diajak ke rumah dinas untuk dipertemukan antara korban dengan ibu TT,” ujar Putra kepada Gracak.com.
Menurut Putra, dalam pertemuan itu terdapat penyerahan uang dengan total Rp400 juta yang turut dihitung bersama pihak korban dan kuasa hukum.
Menanggapi hal tersebut, Jamhuri menilai kemunculan gambar tumpukan uang di rumah dinas gubernur memiliki makna yang serius secara sosial maupun politik.
Menurutnya, secara filosofis gambar tersebut dapat dipandang sebagai bentuk pembuktian mengenai eratnya hubungan antara pihak terduga pelaku dengan lingkar kekuasaan.
Baca Juga
“Bisa jadi kedekatan hubungan emosional itu menjadi motivasi atau dimanfaatkan oleh pelaku untuk mengikuti nafsu serakah,” kata Jamhuri, Kamis (28/5/2026).
Ia kemudian menyinggung sejumlah pandangan filsuf dunia mengenai sifat manusia dan kekuasaan. Jamhuri mengutip pemikiran filsuf Rusia, Fyodor Dostoevsky, yang menyebut tidak ada binatang yang bisa lebih kejam daripada manusia.