Gracak.com – Di tengah penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax di Indonesia, akun Instagram @Sekretariat.Kabinet mengunggah perbandingan harga BBM di sejumlah negara Asia.
Dalam unggahan tersebut, Indonesia tercatat memiliki harga BBM jenis RON 92 yang lebih rendah dibandingkan beberapa negara tetangga. Harga Pertamax di Indonesia disebut berada di kisaran Rp16.260 per liter.
Sementara itu, harga BBM sejenis di negara lain tercatat lebih tinggi, yakni Filipina Rp22.158 per liter, Myanmar Rp25.085 per liter, Thailand Rp28.910 per liter, Laos Rp31.945 per liter, dan Singapura Rp42.971 per liter.
Melalui unggahan tersebut, Sekretariat Kabinet juga menjelaskan alasan penyesuaian harga Pertamax yang merupakan BBM nonsubsidi.
Baca Juga
“Artinya, harga Pertamax harus mengikuti harga minyak dunia,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebagaimana dikutip dari akun Instagram @Sekretariat.Kabinet.
Sementara itu, harga BBM bersubsidi masih dipertahankan pemerintah, yakni Pertalite sekitar Rp10.000 per liter dan Solar subsidi Rp6.800 per liter.
Dalam penjelasannya, Teddy menyebut harga minyak dunia mengalami kenaikan cukup signifikan sejak Maret. Meski demikian, pemerintah telah berupaya menahan kenaikan harga BBM selama beberapa bulan terakhir.
“Walaupun naik, harga Pertamax di Indonesia masih jauh lebih murah dibandingkan BBM RON 92/95 di sejumlah negara lain,” ujarnya.