Jimmy menegaskan penyidik tidak hanya berfokus pada satu kemungkinan.
Menurut dia, seluruh dugaan, baik kecelakaan tunggal maupun dugaan penganiayaan atau pembunuhan, masih didalami secara bersamaan.
“Hasil ekshumasi memang menerangkan adanya benturan. Tetapi benturan itu belum bisa langsung disimpulkan sebagai akibat pukulan ataupun kecelakaan. Semua kemungkinan masih kami telusuri,” katanya.
Penyidik, lanjut Jimmy, juga telah memeriksa sejumlah saksi, menelusuri lokasi yang diduga menjadi tempat terakhir korban, hingga mengumpulkan rekaman CCTV sebagai bagian dari proses pembuktian.
Baca Juga
“Kami ingin memastikan seluruh fakta yang ada, termasuk mencocokkan keterangan keluarga, saksi, CCTV, hingga hasil laboratorium forensik,” ujarnya.
Meski demikian pada pertanyaan dimana lokasi Dedi kecelakaan, Jimy tak menjelaskan lokasitersebut.
Sementara untuk dua perkara lainnya, yakni kematian Kekey dan Nasifa, Jimmy mengatakan Polda Jambi masih berkorelasi bersama kepolisian wilayah agar proses penyelidikan tetap berjalan.
“Kami tetap berkoordinasi dengan Polres. Tidak ada satu pun kasus pembunuhan yang kami biarkan. Semua tetap kami selidiki semaksimal mungkin. Ini juga menjadi perhatian Kapolda Jambi,” katanya.
Baca Juga
Berikut rangkuman kasus kematian yang di dapat Gracak.com.
Kasus Kekey, Bocah 4 Tahun ditemukan tewas di Septic Tenk