SAROLANGUN, Gracak.com - Danrem 042/Garuda Putih (Gapu), Brigjen TNI Nyamin, buka suara terkait insiden pengeroyokan sejumlah anggota TNI oleh sekelompok warga di kawasan perkebunan PT Sari Aditya Loka (SAL), Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Jambi.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 28 Agustus 2026. Insiden ini kemudian menjadi perhatian setelah video berdurasi lebih dari dua menit beredar di media sosial.
Dalam video tersebut, terlihat sejumlah orang yang diduga warga Suku Anak Dalam (SAD) terlibat ketegangan dengan beberapa anggota TNI berseragam lengkap.
Salah seorang anggota TNI tampak dikerumuni, sementara personel lainnya berupaya melerai. Dalam rekaman juga terlihat aksi dorong-dorongan hingga dugaan pemukulan.
Baca Juga
Sejumlah warga yang berada di lokasi juga terlihat membawa benda yang diduga senjata tajam dan benda tumpul.
Menurut Nyamin, keributan tersebut bermula saat petugas yang melakukan patroli mendapati adanya dugaan pencurian buah sawit.
Petugas kemudian merekam aktivitas tersebut. Namun, tindakan itu disebut membuat sejumlah warga tidak terima hingga berusaha merebut telepon seluler milik anggota TNI.
“Dan direkam oleh petugas, mereka tidak terima dan berusaha merebut HP anggota dan membantingnya, kemudian berupaya untuk menyerang anggota,” kata Nyamin, Minggu (30/8/2026).
Baca Juga
Pasca kejadian, pihak TNI bersama kepolisian melakukan mediasi untuk meredam situasi. Nyamin memastikan kondisi di lokasi saat ini telah kondusif.
“Situasi sudah kondusif dan sudah dimediasi sambil menunggu proses hukum,” ujarnya.