NASIONAL

Pensiunan Guru di Jambi Minta Bantuan Kapolri Usai Motor Ditarik Debt Collector

Penulis : Danil Febriandi | Editor : Yanto | 01 September 2026, 03:19 WIB
Pensiunan Guru di Jambi Minta Bantuan Kapolri Usai Motor Ditarik Debt Collector
Keterangan Foto : Pensiunan guru di Jambi, Nazarudin (65), meminta bantuan Kapolri terkait sepeda motornya yang ditarik debt collector (Gracak.com/tim).
JAMBI, Gracak.com - Seorang pensiunan guru di Kota Jambi, Nazarudin (65), meminta bantuan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo setelah sepeda motornya ditarik oleh debt collector di tengah jalan.
Nazarudin mengaku sepeda motor miliknya ditarik sejumlah debt collector pada Rabu (5/8/2026). Peristiwa tersebut terjadi saat sepeda motor dikendarai oleh anak laki-lakinya di kawasan Simpang Rimbo, Kota Jambi.
Menurut Nazarudin, sekitar lima orang debt collector menghampiri dan menghentikan sepeda motor tersebut.
Saat kejadian, anaknya sedang bersama istri dan cucunya yang masih berusia tiga tahun.
"Waktu itu anak saya sama istri dan cucu saya berusia 3 tahun. Mereka dibujuk rayu, diajak ke kantor leasing, tetapi setelah sampai motor langsung ditahan," kata Nazarudin.
Lapor ke Polresta Jambi
Lima hari setelah kejadian, tepatnya Senin (10/8/2026), Nazarudin melaporkan persoalan tersebut ke Polresta Jambi.
Namun, hingga Senin (31/8/2026), atau sekitar 21 hari setelah laporan dibuat, ia menyebut laporan tersebut belum masuk tahap laporan polisi dan masih berstatus pengaduan.
"Masih laporan pengaduan, belum laporan polisi," ujar Nazarudin.
Ia mengaku belum mendapatkan perkembangan terkait laporan yang disampaikannya kepada pihak kepolisian.