JAMBI, Gracak.com - Kopi Robusta dari Kabupaten Tebo, Jambi, mulai dikembangkan sebagai salah satu komoditas perkebunan yang memiliki peluang pasar cukup besar.
Kopi Robusta dari Tebo ini di pajangkan dalam kegiatan yang digelar Koperasi Alko bersama kelompok petani kopi dalam Festival Pesta Rakyat Petani Kerinci 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Batang Sangir, Dusun I, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, pada Jumat (11/9/2026).
Pamuji dari Yayasan Etalase Ekosistem Indonesia mengatakan sejumlah kelompok tani di daerah tersebut kini mendapat pendampingan untuk meningkatkan produksi sekaligus menjaga kualitas kopi.
Pamuji dari Yayasan Etalase Ekosistem Indonesia mengatakan sejumlah kelompok tani di daerah tersebut kini mendapat pendampingan untuk meningkatkan produksi sekaligus menjaga kualitas kopi.
Dia juga mengatakan pendampingan terhadap petani kopi di Tebo telah dilakukan sejak awal 2021, setelah pandemi Covid-19.
Baca Juga
Pendampingan tersebut diarahkan tidak hanya pada budidaya kopi, tetapi juga penguatan kelembagaan kelompok dan penerapan sistem pertanian yang berkelanjutan.
Salah satu kelompok yang didampingi adalah Kelompok Tani Alm Bukit Sejahtera (ABS) di Pemayungan, Kecamatan Sumai, Kabupaten Tebo.
Kelompok tersebut beranggotakan 18 petani dan mengembangkan kopi Robusta di kawasan dengan ketinggian sekitar 300 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Pengembangan kopi dilakukan dengan konsep agroforestri. Kebun kopi yang sebelumnya dikelola petani secara konvensional mulai diarahkan menjadi kawasan yang memadukan tanaman kopi dengan vegetasi lain.
Baca Juga
Menurut Pamuji, karakter kopi Robusta yang dihasilkan dari kawasan tersebut memiliki cita rasa yang sedikit asam. Kondisi itu dinilai berkaitan dengan karakter lingkungan tempat kopi ditanam karena masih minimnya kebun kopi dibanding tenaman lain.
Dalam satu periode panen raya, produksi kopi kelompok tersebut diperkirakan mencapai sekitar 20 ton. Namun, setelah melalui proses pengeringan, jumlah kopi yang menjadi biji kering tentunya lebih rendah.