Polisi menyatakan belum menemukan senjata tajam dalam pemeriksaan awal.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, BPA diduga menjadi salah satu orang yang melempar batu ke arah bus rombongan Persib Bandung U-18. Dugaan tersebut masih didalami melalui pencocokan rekaman CCTV dan keterangan saksi.
Penyidik juga belum menutup kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam peristiwa tersebut.
Polisi Buru Terduga Pelaku Lain
Baca Juga
Bintoro menegaskan, penyelidikan masih berlanjut untuk mengidentifikasi pihak-pihak lain yang diduga terlibat. Hingga Senin (12/10/2026), polisi baru mengamankan satu orang dalam perkara tersebut.
“Kami melakukan penelusuran awal terhadap yang diduga pelaku. Kemudian nanti kami cari pelaku-pelaku lainnya yang memang bisa kami dapatkan dari video-video lain atau saksi-saksi lainnya,” kata Bintoro.
Ia menjelaskan, sejumlah rekaman CCTV belum memberikan gambaran yang cukup jelas untuk mengidentifikasi seluruh orang yang berada di lokasi. Karena itu, penyidik masih membutuhkan bukti tambahan dan keterangan saksi untuk mengungkap keterlibatan masing-masing pihak.
Polisi menduga insiden bermula ketika rombongan suporter Persija Jakarta bertemu dengan rombongan Persib Bandung U-18 di rest area tersebut.
Baca Juga
Rombongan suporter Persija diketahui sedang dalam perjalanan pulang setelah menyaksikan pertandingan di Yogyakarta. Sementara itu, rombongan Persib Bandung U-18 tengah menuju Bandung setelah menyelesaikan pertandingan di Solo.
Ketegangan disebut muncul ketika sejumlah orang mengetahui bus yang berhenti di rest area tersebut membawa rombongan Persib. Situasi kemudian memanas setelah terdengar teriakan dan perkataan yang memicu keributan.