Polisi menduga rivalitas dan fanatisme terhadap klub sepak bola menjadi salah satu pemicu aksi pelemparan batu. Meski BPA telah diidentifikasi sebagai suporter Persija Jakarta, penyidik masih mendalami peran masing-masing orang dalam kejadian tersebut.
Dugaan Koper Hilang Masih Didata
Selain kerusakan bus dan dugaan penganiayaan terhadap ofisial Persib Bandung U-18, terdapat informasi mengenai sejumlah koper milik rombongan yang diduga hilang setelah insiden.
Namun, menurut Bintoro, informasi tersebut sejauh ini baru disampaikan oleh pihak ofisial Persib. Polisi meminta agar seluruh barang yang dilaporkan hilang didata terlebih dahulu untuk memastikan jumlah dan jenisnya.
Baca Juga
“Untuk sementara informasi tersebut disampaikan oleh ofisial Persib. Akan tetapi, kami katakan untuk diinventarisasi dulu. Jangan sampai ada yang dilebih-lebihkan atau dikurang-kurangkan,” ujarnya.
Bintoro menambahkan, laporan mengenai barang-barang yang diduga hilang tersebut belum tercantum dalam laporan yang diterima polisi saat keterangan disampaikan.
Penyidik masih mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain, baik dalam perusakan bus maupun dugaan kekerasan terhadap ofisial Persib Bandung U-18.
Polresta Batang memastikan proses hukum akan dilakukan berdasarkan bukti yang ditemukan, rekaman CCTV, serta keterangan saksi. Hasil penyelidikan lanjutan akan menjadi dasar untuk menentukan pertanggungjawaban hukum pihak-pihak yang terbukti terlibat.(*)