JAMBI, Gracak.com - TNI mengerahkan personel dan helikopter untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Berbak Sembilang dan Taman Hutan Raya Orang Kayo Hitam, Provinsi Jambi, Minggu (18/10/2026).
Pengerahan dilakukan bersama personel gabungan dari Polri, Basarnas, dan BPBD untuk mempercepat penanganan kebakaran, terutama di sejumlah titik yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Fasilitas udara milik TNI digunakan untuk mengangkut personel beserta perlengkapan pemadaman menuju lokasi sasaran. Salah satu titik prioritas operasi berada di Labuhan Pering, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Fasilitator Operasi Korem 042/Garuda Putih, Mayor Inf. M. Tonny Wijaya, mengatakan satu kali penerbangan atau sorti mengangkut 15 personel menuju lokasi sasaran.
Baca Juga
“Untuk pertama kita menuju sasaran di Tanjung Jabung Timur, Labuhan Pering, yang sulit dijangkau oleh personel darat. Jumlah personel yang kita terbangkan melalui sorti, satu sorti 15 orang. Kemudian perlengkapan langsung diangkat dan akan diturunkan di wilayah dekat Desa Sungai Cemara, Labuhan Pering,” ujarnya.
Secara keseluruhan, sekitar 90 personel direncanakan dikerahkan melalui jalur udara dalam operasi yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari penerbangan.
Selain Labuhan Pering, operasi pemadaman juga menyasar kawasan Sungai Rambut di Kabupaten Tanjung Jabung Timur serta Sungai Aur di Kabupaten Muaro Jambi.
Gubernur Jambi Al Haris mengatakan pengerahan personel melalui jalur udara diperlukan karena api masih merambat di sejumlah titik yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Baca Juga
Menurutnya, dukungan TNI tidak hanya berupa personel dan helikopter, tetapi juga perlengkapan pendukung, termasuk tenda untuk menunjang operasi di lapangan.
Sementara itu, tim gabungan yang bergerak melalui jalur darat telah menuju wilayah Gedong Karya, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, untuk melakukan pemadaman.