Pemindahan ini menjadi langkah strategis untuk mengurai persoalan kelebihan kapasitas yang selama bertahun-tahun membebani Lapas Kelas IIA Jambi. Berdasarkan data pihak lapas, jumlah penghuni telah jauh melampaui daya tampung ideal yang tersedia.
Sebelumnya, Kepala Lapas Kelas IIA Jambi, Syahroni Ali, menyebutkan bahwa pemindahan sempat direncanakan pada akhir April 2026.
Namun sejumlah fasilitas pendukung di lapas baru masih harus disiapkan terlebih dahulu, termasuk sistem air bersih, jaringan listrik, serta sarana dasar lainnya.
Menurut Syahroni, relokasi dilakukan setelah berbagai kebutuhan utama dinilai cukup memadai untuk menunjang pembinaan dan pelayanan terhadap warga binaan.
Baca Juga
Meski demikian, masih terdapat beberapa fasilitas yang belum rampung dibangun, seperti gedung kegiatan kerja, aula, rumah ibadah tertentu, serta pagar keliling.
Kendati demikian, pihak lapas memastikan fasilitas yang bersifat mendasar telah tersedia sehingga pemindahan dapat dilaksanakan.