Elis, siswi kelas I, ingin menjadi dokter.
Alasannya sederhana.
“Saya mau jadi dokter, karena mau nolongin orang sakit,” kata Elis saat ditemui di sela kegiatan belajar, Selasa (4/7/2026).
Keinginan itu bukan sekadar bayangan tentang profesi yang terlihat keren.
Baca Juga
Elis tumbuh di lingkungan dengan akses layanan dasar yang terbatas.
Untuk sekadar membeli jajanan, ia harus berjalan sekitar 20 menit melewati jalanan terjal dan berbatu.
Fasilitas kesehatan pun tidak berada di depan rumahnya.
Bagi Elis, menjadi dokter berarti bisa membantu orang yang mengalami kesulitan seperti yang ia lihat di lingkungan tempat tinggalnya.
Baca Juga
Mimpinya tumbuh dari keterbatasan, Bukan dari kemewahan.
Guru yang Ingin Pulang