Ojol Didorong Jadi Mitra Menjaga Kamtibmas
Selain keselamatan berlalu lintas, Rofiq mendorong komunitas ojol menjadi mitra kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Menurutnya, driver ojol memiliki posisi strategis karena aktivitas mereka tersebar di berbagai wilayah Banyuwangi.
Jika menemukan potensi gangguan keamanan, konflik, tindak pidana atau persoalan lain yang dapat mengganggu kondusivitas, para driver diharapkan segera berkomunikasi dengan kepolisian.
Baca Juga
“Kalau menemukan adanya potensi gangguan keamanan di lapangan, potensi konflik ataupun tindak pidana, kepolisian berharap teman-teman menjadi mitra kepolisian,” katanya.
Rofiq juga mengingatkan komunitas ojol agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, khususnya informasi yang beredar melalui media sosial.
Menurutnya, komunikasi langsung antara komunitas ojol dan kepolisian diperlukan agar setiap persoalan dapat ditangani dengan cepat dan tidak berkembang menjadi konflik.
Potensi Wisata Jadi Peluang Tambahan Penghasilan
Baca Juga
Rofiq juga mengajak pengemudi ojol melihat peluang ekonomi yang lebih luas dari aktivitas mereka.
Banyuwangi memiliki sejumlah destinasi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan, seperti Kawah Ijen, Bangsring, Alas Purwo, De Djawatan, Pulau Merah dan berbagai destinasi lainnya.