Dalam pertemuan tersebut, Gardawangi turut memberikan masukan agar Pos Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) di Banyuwangi kembali diaktifkan sebagai salah satu upaya mendorong masyarakat lebih disiplin berlalu lintas.
Gardawangi juga mengusulkan program Polresta Banyuwangi bertajuk “Naik Ojol Setiap Jumat”, seperti program yang sebelumnya telah berjalan bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
Menurut Yudha, program tersebut bukan sekadar menggunakan jasa transportasi online, tetapi juga dapat menjadi sarana mempererat komunikasi antara aparat kepolisian dan para driver ojol.
“Kami berharap kolaborasi yang sudah terjalin ini terus berjalan dan semakin banyak program yang memberikan manfaat bagi masyarakat maupun rekan-rekan driver ojol,” ujarnya.
Baca Juga
Kolaborasi Diharapkan Berkelanjutan
Pertemuan tersebut ditutup dengan harapan agar komunikasi antara Polresta Banyuwangi dan komunitas ojol tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
Kapolresta berharap hubungan yang telah terbangun dapat menjadi ruang komunikasi bersama ketika muncul persoalan di lapangan.
Sementara bagi komunitas ojol, keterlibatan dalam menjaga keamanan, keselamatan dan ketertiban lalu lintas diharapkan menjadi bagian dari kontribusi mereka kepada masyarakat Banyuwangi.
Baca Juga
Momentum mengenang satu tahun kepergian Affan Kurniawan pun diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan mengenang, tetapi juga melahirkan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman dan menjaga Banyuwangi tetap kondusif.