Perhatian khusus juga diperlukan terhadap kualitas udara. Pada 29 Oktober pukul 08.00 WIB, ISPU PM2,5 di Kabupaten Muaro Jambi tercatat mencapai 712 atau kategori Berbahaya.
Lonjakan tersebut perlu menjadi bagian dari evaluasi pengawasan, termasuk melalui klarifikasi validitas alat pemantauan dan cakupan pengukuran.
Selain itu, data kesehatan masyarakat dan perkembangan penegakan hukum perlu disandingkan dengan informasi lingkungan agar pemerintah dapat menentukan prioritas penanganan secara tepat.
Melalui penguatan pengawasan tersebut, Pansus Karhutla DPRD Provinsi Jambi diharapkan dapat menyusun rekomendasi yang jelas bagi pemerintah daerah dan instansi terkait.
Baca Juga
Evaluasi berbasis data yang konsisten diperlukan untuk memperbaiki efektivitas pemadaman, meningkatkan transparansi, serta memperkuat perlindungan masyarakat yang terdampak asap.