Alat berat tidak pernah masuk ke dalam hutan dengan sendirinya.Ada manusia yang mengoperasikan dan menggerakkannya. Ada modal yang membiayai seluruh kebutuhan operasional. Dan di belakang modal itu tentu ada kepentingan ekonomi yang harus ditelusuri.
Hutan Diam. Sungai Mengingat
Hutan tidak bisa mengadu ketika pohonnya ditebang dan tanahnya dikeruk. Sungai tidak bisa bersaksi ketika airnya berubah keruh dan tercemar.
Ikan tidak bisa menuntut ketika habitatnya rusak dan kehidupannya terganggu. Tanah pun tidak bisa meminta ganti rugi ketika kehilangan fungsi ekologisnya.
Baca Juga
Alam memang diam, tetapi akibatnya tidak pernah benar-benar hilang.Hari ini mungkin hanya air sungai yang terlihat keruh.Besok mungkin sungai kehilangan fungsi dan masyarakat kehilangan sumber kehidupan.
Hari ini hanya satu kawasan hutan terbuka, besok bencana bisa datang.
Emasnya dibawa pergi oleh mereka yang mendapatkan keuntungan. Sementara kerusakannya ditinggalkan kepada masyarakat dan generasi berikutnya. Keuntungan bisa dihitung dalam rupiah dan dicatat dalam laporan bisnis. Tetapi kehilangan hutan dan sungai tidak mudah dihitung dengan angka.
Batanghari: Saksi yang Tidak Pernah Bisa Berbohong
Baca Juga
Sungai Batanghari terus mengalir melewati berbagai wilayah di Jambi. Di sepanjang alirannya, kehidupan masyarakat bergantung pada keberadaan sungai.
Air menjadi bagian penting dari kehidupan, ekonomi, dan lingkungan masyarakat. Karena itu, kerusakan di hulu tidak boleh dianggap sebagai persoalan lokal semata.
Air menjadi bagian penting dari kehidupan, ekonomi, dan lingkungan masyarakat. Karena itu, kerusakan di hulu tidak boleh dianggap sebagai persoalan lokal semata.
Ketika aktivitas PETI mencemari lingkungan, dampaknya tidak berhenti di tempat emas dikeruk.
Apa yang terjadi di hulu dapat dirasakan oleh masyarakat yang berada di hilir. Pencemaran tidak mengenal batas administratif dan tidak mengenal siapa pelakunya. Dampaknya dapat terus mengalir mengikuti perjalanan air.
Apa yang terjadi di hulu dapat dirasakan oleh masyarakat yang berada di hilir. Pencemaran tidak mengenal batas administratif dan tidak mengenal siapa pelakunya. Dampaknya dapat terus mengalir mengikuti perjalanan air.