PERISTIWA

Pagar Kantor Gubernur Jambi Roboh, Gambar Al Haris Berserakan di Lokasi Aksi

Penulis : Danil Febriandi | Editor : Sal | 22 Oktober 2026, 23:23 WIB
Pagar Kantor Gubernur Jambi Roboh, Gambar Al Haris Berserakan di Lokasi Aksi
Keterangan Foto : Foto Gubernur Jambi Al Haris di depan pagar Kantor Gubernur Jambi yang roboh saat aksi unjuk rasa (Gracak.com/Danil Febriandi).
Membuka informasi mengenai lokasi, standar operasional, pembagian tugas, dan kinerja seluruh posko tanggap darurat.
Menangani peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) serta menyediakan perlindungan kesehatan bagi masyarakat terdampak kabut asap.
Serukan Konsolidasi Menjelang 28 Oktober
Zikri juga menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat Jambi untuk mulai mengorganisasi diri menjelang aksi puncak yang direncanakan pada 28 Oktober mendatang.
Ia mengajak mahasiswa, organisasi, komunitas, dan masyarakat luas untuk mengesampingkan perbedaan kelompok serta menyatukan keresahan terhadap bencana karhutla yang mengancam keselamatan warga.
“Tidak boleh ada sekat di antara kita. Kita adalah masyarakat Jambi yang sama-sama resah dan terdampak. Asap tidak mengenal almamater, organisasi, maupun kelompok. Karena itu, mari organisir diri, satukan kekuatan, dan jadikan 28 Oktober sebagai momentum perjuangan bersama untuk menuntut tanggung jawab pemerintah atas karhutla di Jambi,” tegasnya.
Aksi tersebut kembali menempatkan penanganan karhutla sebagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat Jambi. Di sisi lain, peristiwa robohnya pagar kantor gubernur menjadi bagian dari dinamika demonstrasi yang perlu dijelaskan berdasarkan fakta di lapangan, tanpa mengesampingkan substansi tuntutan yang disampaikan massa.