PERISTIWA

Pagar Kantor Gubernur Jambi Roboh, Gambar Al Haris Berserakan di Lokasi Aksi

Penulis : Danil Febriandi | Editor : Sal | 22 Oktober 2026, 23:23 WIB
Pagar Kantor Gubernur Jambi Roboh, Gambar Al Haris Berserakan di Lokasi Aksi
Keterangan Foto : Foto Gubernur Jambi Al Haris di depan pagar Kantor Gubernur Jambi yang roboh saat aksi unjuk rasa (Gracak.com/Danil Febriandi).
“Jangan sampai kita sibuk memperdebatkan apa yang terjadi selama aksi, tetapi lupa membicarakan mengapa rakyat harus turun ke jalan. Karhutla bukan sekadar persoalan asap, melainkan persoalan keselamatan rakyat, kerusakan lingkungan, dan tanggung jawab pemerintah. Tuntutan kami jelas: evaluasi perizinan, cabut izin yang terbukti berkontribusi terhadap bencana ekologis, tegakkan hukum tanpa impunitas, percepat penanganan karhutla, dan pastikan rakyat mendapatkan perlindungan serta pemulihan yang layak,” tutupnya.
Dua Tuntutan Utama Aliansi Rakyat Jambi Marah
Dalam aksi tersebut, Aliansi Rakyat Jambi Marah menyampaikan dua tuntutan utama.
1. Peninjauan ulang dan pencabutan izin
Meninjau ulang seluruh izin di kawasan lahan gambut maupun non-gambut di Provinsi Jambi.
Mencabut izin yang terbukti berkontribusi terhadap bencana ekologis karhutla.
Memastikan penegakan hukum dilakukan tanpa tebang pilih dan tanpa impunitas.
Menjamin keterlibatan masyarakat dalam pemulihan lingkungan berdasarkan pengetahuan lokal.
2. Percepatan penanganan karhutla dan jaminan keselamatan masyarakat
Memastikan perlindungan masyarakat dari bencana karhutla serta memperkuat upaya mitigasi.