“Jangan sampai kita sibuk memperdebatkan apa yang terjadi selama aksi, tetapi lupa membicarakan mengapa rakyat harus turun ke jalan. Karhutla bukan sekadar persoalan asap, melainkan persoalan keselamatan rakyat, kerusakan lingkungan, dan tanggung jawab pemerintah. Tuntutan kami jelas: evaluasi perizinan, cabut izin yang terbukti berkontribusi terhadap bencana ekologis, tegakkan hukum tanpa impunitas, percepat penanganan karhutla, dan pastikan rakyat mendapatkan perlindungan serta pemulihan yang layak,” tutupnya.
Dua Tuntutan Utama Aliansi Rakyat Jambi Marah
Dalam aksi tersebut, Aliansi Rakyat Jambi Marah menyampaikan dua tuntutan utama.
1. Peninjauan ulang dan pencabutan izin
Baca Juga
Meninjau ulang seluruh izin di kawasan lahan gambut maupun non-gambut di Provinsi Jambi.
Mencabut izin yang terbukti berkontribusi terhadap bencana ekologis karhutla.
Memastikan penegakan hukum dilakukan tanpa tebang pilih dan tanpa impunitas.
Menjamin keterlibatan masyarakat dalam pemulihan lingkungan berdasarkan pengetahuan lokal.
Baca Juga
2. Percepatan penanganan karhutla dan jaminan keselamatan masyarakat
Memastikan perlindungan masyarakat dari bencana karhutla serta memperkuat upaya mitigasi.